Senin, 22 November 2021

MIE PANJANG UMUR (MIE SUA) MAKANAN KHAS SINGKAWANG

SINGKAWANG, 31/5 - KULINER UNGGULAN. Seorang pekerja menjemur mie asin dari bahan gandum di Pabrik Mie Sua Bunga, di Jalan Kridasana, Singkawang, Kalbar, Senin (31/5). Mie asin dari buatan tangan yang sudah diproduksi selama 51 tahun tersebut, merupakan salah satu kuliner unggulan Kota Singkawang. FOTO ANTARA/Jessica Wuysang/Koz/ama/10.


    Makanan berbentuk adonan tipis panjang yang telah digulung, dikeringkan dan dimasak dalam air mendidih ini merupakan salah satu popular di kawasan Asia. Mie diperkirakan telah ada sejak 4.000 tahun lalu. Namun sejarah asal usul mie masih simpang siur. Bangsa Italia, Cina dan Arab masing-masing mengklaim sebagai pencipta mie. 

Menurut sejarah, mie pertama dibuat di daratan Cina saat zaman Dinasti Han pada tahun 25-200 AD. Mie kemudian berkembang ke negara-negara Asia Tenggara seperti Jepang, Korea dan Taiwan. Tak berhenti sampai di situ, setelah Marco Polo berkunjung ke Cina, ia membawa serta mie pulang ke Eropa sebagai oleh-oleh. Pada perkembangannya, mie yang dibawa Marco Polo ke Eropa berubah menjadi pasta seperti yang kita tahu saat ini.

Bagi bangsa Cina, mie adalah simbol kehidupan yang panjang. Bentuknya yang panjang dan tidak mudah putus adalah gambaran harapan umur panjang. Karenanya mie sering dijadikan sajian wajib pada acara ulang tahun atau tahun baru, sebagai lambang umur panjang Mie digunakan sebagai pengganti kue ulang tahun di China.

Awalnya, mie diproduksi manual berukuran lembaran-lembaran tipis panjang. Hinge baru pada tahun 700-an ditemukan mesin pembuat mie dengan alat mekanik. Perkembangan bangan metode pembuatan mie kemudian bergerak cepat setelah ditemukannya mesin produksi mie missal, Adalah T. Masuki yang berjasa membuat mesin pembuat mie mekanik pada tahun 1854. Penemuannya tersebut adalah cikal bakal mesin-mesin pembuat mie produksi missal kini.

Di pasaran, mie dibagi ke dalam 3 jenis berdasarkan tingkat kematangannya, yaitu mie kering, mie basah, dan mie instant. Sesuai namanya, mie basah dijual dalam keadaan basah. Mie basah adalah mie yang belum dimasak, memiliki kandungan air cukup tinggi yaitu sekitar 52%, cepat bas) dan hanya bisa bertahan satu hari. Mie basah biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan mie ayam.

Mie kering adalah mie yang dipasarkan dalam bentuk kering. Mie yang disebut juga me telur ini memiliki kandungan air rendah, hanya sekitar 13% Berbahan baku dasar telur dan tepung terigu mie kering proses pengolahannya dikeringkan dengan oven atau dijemur hingga kering sebelum dikemas dan dipasarkan. Mie jenis ini sering digunakan sebagai bahan baku mie rebus atau mie goreng.

Terakhir yaitu mie instant. Mie paling praktis dan paling popular ini sudah menjadi pelengkap wajih persediaan makanan masyarakat kini. Kandungan air yang hanya seki tar 5-8x membuatnya bisa awet lebih lama dibanding jenis mie lainnya. Mie instant sebenarnya adalah mie yang sudah matang, karena mie ini dikemas setelah proses pengeringan dengan digoreng atau dipanaskan. Pengolahannya sederhana, cukup dimak kan ke dalam air mendidih selama 4 menit dan Anda bisa menambahkan bumbu pelengkap lain sebagai penambah rasa.




Signifikasi Budaya
Mie Sua atau biasanya juga dikenal dengan sebutan Siu Mie termasuk kategori mie kering. Menurut kepercayaan etnis Tionghoa merupakan mie yang memberikan keberkahan. Mie Sua sendiri memiliki bentuk panjang yang mengisyaratkan kehidupan kekal serta memberikan usia panjang. Mie ini biasanya disajikan pada saat perayaan tertentu seperti Hari ulang tahun sanak saudara. Bentuk yang panjang itulah diharapkan keluarga yang merayakan bisa panjang umur seperti halnya panjang mie tersebut.

yang unik dan bernilai dari Mie Sua adalah dalam proses pembuatannya. Semua bahan itu dituang dalam satu tempat, kemudian dicampur menggunakan alat hingga menjadi adonan. Selanjutnya, adonan itu dipotong hingga menghasilkan mi yang panjang. panjang. Setelah itu, Mie Sua dijemur. Pemandangan Mie Sua dijemur inilah yang menjadi poin pentingnya karena pada saat itu jemuran Mie Sua tampak seperti tirai putih yang berayun-ayun ditiup angin.

Mie Sua juga semakin populer pada proses penyajiannya. Menjadi sarat tradisi saat disajikan pada momentum ulang tahun dan merakyat karena makanan ini dapat dinikmati disetiap waktu, disetiap tempat, dan harga yang terjangkau.


5 komentar:

MENGENAL SENJATA TRADISONAL "MENYUMPIT"

Sumpit atau sumpitan atau juga di sebut sipet adalah senjata khas masyarakat Dayak yang cara menggunakannya dengan ditiup, terbuat dari kayu...